Sumbing (2)

pernak-pernik malam makin berpendar
datang dan pergi dalam jejak angin yang berderu
memasung lelah
memagar dingin

subuh di persimpangan Pestan
memilih waktu menggantinya dengan yang baru
menuai satu janji “puncak di hari ini”

bukan engkau jika tak berlumur badai
membekukan kaki-kaki dalam sihir dingin
sempurna seperti siberia
diam tak bergeming tahta kedua pulau Jawa
nyaris putih, mentari tahun baru tertambat di horison
bergumul dengan lereng dan hilang dalam jalur badai
sempurna mencabarkan diri

masih jauhkah?
“tiga jam lagi”

semangat bertarung dengan letih
berharap ada keajaiban puncak itu mendekat
namun terjal masih terjal dan makin terjal
batu-batu itu tak bergeming

tiga ribu tiga ratus tujuhpuluh satu meter kini berdiri
disisir badai yang tak melemah
memuncak jiwa dalam asa
alhamdulillah

Sumbing, 1 Januari 2011

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s