Merapi (4)

tiup aku di punggungmu
biarkan aku terlena sejenak
semerbak warna alam terindah yang pernah terlintas
membawa pandang mata elang ke kaki-kaki bumi
sejurus hijau dan biru membius lanskap nan menawan
menggeliat perlahan terbangun dari tidur semalam
siapa yang tidak jatuh cinta?

indah tak terlukiskan
menawan kalbu di para-para langit berlapis
serumpun awan mengapung di garis batas, tampak melayang rendah
mengiring semerbak pagi yang mengulum irama cinta para pengembara

berbaris cahaya di batas horison
kuning merah jingga hitam biru hijau dan putih
memadu dalam nuansa mutiara manikam
bergradasi melebur lalu berkepak terbang sendiri-sendiri
detik-detik berganti dalam alur perubahan warna yang mengagumkan
mengiring mentari tercantik yang senyum terkulum menyapa semesta

Merapi, 12-13 Juni 2010

2 pemikiran pada “Merapi (4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s