Fajar Harapan Mendamba Para Pecinta

Fajar harapan mendamba para pecinta, menelusuri horison takdir dan menenggelamkan diri untuk berbekal di dunia yang menua, kisah hidup para petualang dimulai lagi…

Hari berawal dari temaram guratan cahaya subuh yang syahdu seperti panggilan para pecinta kepada yang dicintainya, langkah-langkah ringan beriringan menuju hamparan permadani kedamaian untuk menunaikan sujud pembuka hari yang penuh karunia. Ada ketundukan dalam dzikir sirri selama perjalanan seperti tunduknya mahluk dalam kepasrahan ketika setiap diri dipanggil untuk bertanggung jawab di hari penghisaban. Ada harapan bahwa setiap langkahnya adalah kebaikan dan langkah yang lainnya adalah penghapusan dosa, ada kecemasan akan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya dan waktu yang mungkin tak lagi tersedia untuk menebusnya. Sinergi itu terangkat dalam takbir memahabesarkanNya hingga salam.

Sebuah symphoni perjalanan kehidupan yang syahdu dan menyejukkan, hanya bagi mereka yang tersadarkan akan hakikat kehidupan yang sesungguhnya, bukan untuk bermain-main dengan perhiasannya yang menggoda setiap indra, tapi untuk menjalaninya dengan ketundukkan akan diri hamba yang tercipta tidak lain hanya untuk beribadah kepadaNya. Meski waktu memberangus semuanya dan menyisakan kepedihan bagi para pencari dunia, namun mereka tidak bergeming dari kekhusyukan menyembahNya. Setiap episode kehidupan yang mereka jalani sarat dengan hikmah dan tidak terlupa untuk memungut setiap serpihannya yang tersisa dari hari-hari mereka.

Tajamnya pisau matahari membelah hari dari ujung ke ujung, tak menyisakan satupun, semua terlempar satu masa ke depan dan menutup kisah hari itu sebagai masa lalu…
Dan diriku…. Hanya mampu memandang dengan takjub pada mereka.. sementara kaki dan tanganku terbelenggu rantai-rantai dunia, ketika hari ini berlalu aku masih dalam kehinaan yang sama…

Rabb ijinkan aku menggapai hidup seperti mereka…

Rabb.. ampuni hamba…

Setiap hari, gemertak jarum jam menutup jeritan menit dan tangisan detik, dan memutarnya kembali ke titik awal, tidak ada perubahan dalam fitrah ini, semua berjalan dalam skenario maha dasyat yang telah dipastikan, tidak terkecuali hari ini.

3 pemikiran pada “Fajar Harapan Mendamba Para Pecinta

  1. berilah kesempatan kepada kami yang serakah untuk bertobat kepadaMu sebelum terlambat.. ingatkan kami akan panasnya api nerakaMu …. lho kok jadi berkotbah sich.. ngacir aja deh…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s