istighfar dalam kegersangan : rindu kesejukan

lafadz_4

astaghfirullah…
dzikir pendek ini sering terlupakan.. ataupun kalau terucap tidak lebih sekedar ucapan bibir semata..
sementara hati yang kelam masih terus mengumpulkan amunisi untuk berbuat kemaksiatan.
saat kesadaran akan kesendirianku dalam mengadapi hisabNya hadir.. kadang terasa terlambat..
kenapa aku masih menambahkan lagi catatan keburukanku sementara nikmatNya masih terus berlimpah untukku ??…

manusia biasa..
pembelaan klise yang kucoba ketengahkan : “manusia biasa tidak lepas dari kesalahan dan kealfaan
tapi yang sebenarnya terjadi adalah : “manusia biasa tidak mau lepas dan senang berbuat salah dan alfa
pembelaan yang didorong oleh ketidaksadaran bahwa milikku didunia hanya sepenggal nafas yang tersisa.. dengan amalan yang sedikit (yang aku tidak tahu diterima atau tidak olehNya) dan dosa-dosa yang
menggunung tinggi (yang aku tidak tahu akan diampuni atau tidak olehNya)…

aku menyerah pada kekuatan setan?
mungkin itulah episode yang sebenarnya, saat kemaksiatan aku lakukan dengan kesadaran maka sesungguhnya setan bergembira, bertepuk tangan karena bertambahnya bala tentaranya.
sementara aku tidak sadar..
simbol-simbol ketaatan kepadaNya yang kukibarkan justru menjadi hijab antara aku dan tujuanku
simbol-simbol itu meluntur bersama guyuran kemaksiatan yang terus mengalir deras…

tipuan setan sangatlah halus… bahkan dalam ketaatan tersembunyi ria’ dan niat yang berganda…
astaghfirullah..

dalam keadaan seperti itu, aku ingin tenggelamkan diriku di danau kesejukan yang tak bertepi : kehidupan nabi, sahabat, dan ulama salaf, adalah mata air yang tidak pernah hilang kesegarannya, begitu murni, begitu bersih…

tertunduk disudutnya yang hening… bersama lembaran-lembaran yang membuat aku terpana dalam sirahnya yang menggetarkan…yang tak sanggup aku menjadi bagiannya meski hanya sejengkal…
kesejukkan itu teramat mahal, aku temukan dalam lembaran-lembaran teks yang tak menarik semua orang untuk menyelaminya… sementara diluar sana dunia begitu berbeda, begitu berwarna… tapi.. terasa makin kering…

lembaran-lembaran itu : kesegarannya adalah pelepas dahaga yang tidak akan pernah kering…

Dikirimkan di Tak Berkategori. Ditandai .

4 pemikiran pada “istighfar dalam kegersangan : rindu kesejukan

  1. refleksi diri yang melanda hampir setiap manusia yang mengaku dirinya Islam. Bahkan kadang sering saya lihat orang yang mulutnya selalu komat-makin entah merapal aji apa kalau di depan umum. Riyak habis dah

    semua niat tersembunyi hanya Dia yang tahu sebenarnya

  2. selalu saja dalam setiap keburukan yang dilakukan oleh manusia pasti SETAN dijadikan KAMBING HITAMnya ( maklumlah kambing hitam kan makhluk langka…..). padahal dalam sebuah kata bijak ( diambil dari nashoihul ibad )..
    ” Barang siapa yang menganggap bahwa ada musuh yang lebih besar dari nafsunya maka berarti dia belum mengenal dirinya”
    hmmm…coba renungkan!!!!
    jadi ketika kita melakukan kesalahan dan kita men-kambinghitamkan setan maka benarkah kita sudah mengenal diri kita???? ( bukan berarti ini membela setan lho… karena setan tak pantas mendapat pembelaan karena dia adalah musuh yang nyata…)
    hanya saja kita harus mengerti bahwa sebenarnya nafsu kitalah yang belum bisa kita kendalikan…sering kita kalah dengan nafsu kita.. lalu bagaimana setan??? setan sebenarnya hanya memanfaatkan kekuatan nafsu kita…istilahnya membonceng dan mengaturnya… ketika kita tidak bisa menguasai nafsu kita maka disitulah setan berperan sebagai pengendali nafsu kita…yaa klo udah dikendalikan setan yaa begitulah..kehancuran yang diperoleh…

    tapi setan tetaplah setan yang perlu diwaspadai tipu dayanya…banyak sekali tipu daya setan , mulai dari hal kecil sampai hal besar , dalam berbagai segi kehidupan. semoga Alloh melindungi kita dari godaan setan yang terkutuk…

  3. sholat adalah suatu ibadah yang amat sangat penting dalam kehidupan manusia, hal ini dikarenakan sholat adalah ibadah yang mencakup seluruh aspek kehidupan yang kita jalani, terutama mencakup semua rukun islam. 1) (Syahadat) dalam sholat kita selalu mengucapkan dua kalimat syahadat. 2) (Sholat) Sudah pasti dalam sholat kita mengerjakan dzikir (dzikir adalah arti dari kata sholat menurut bahasa) 3) (Zakat) dalam sholat dalam keikhlasan dan mengharap ridla dari Allah swt kita merelakan waktu (karena kewajiban) demi melakukan sholat 4) (Puasa) ketika kita mengerjakan sholat, kita dituntut untuk tidak makan, adapun jika kita makan walaupun sedikit (sisa makanan yang masih ada dimulut) maka sholat kita akan batal 5) (Hajji) dalam hajji seluruh manusia berbondong-bondong untuk pergi menghadap baitul haram (kiblat umat islam), sedangkan jika kita mengerjakan sholat maka kita diwajibkan untuk menghadap kiblat

    #setuju ! dan sholat tidak hanya penting tapi “wajib” – super penting : sama sekali tidak ada tawar menawar mengenai ini. ialah amal yang pertama di hisab di padang Mahsayar nanti…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s