Hikmah bagi keperdulianku

bismillah 

luar biasa..
itulah kata yang tepat untuk melukiskan kuasa-Nya atas semua mahluk
hari ini dan kemarin bagi hidupku yang sederhana ini adalah ketetapan takdir yang sarat hikmah..
saat aku menulis ini teralun nasyid “takdir” dari Opick feat Melly, aku merasa maknanya bisa kuresapi
karena aku tidak terpisahkan dari takdir itu dan tidak terpinggirkan
dalam gulungannya yang pasti mengenai siapa saja.
hikmah yang terdalam yang kupetik bahwa hidup ini mestinya berisi “keperdulian“. Apa saja yang kita kerjakan dengan mengandalkan ego kita sebenarnya adalah bentuk kesombongan. aku introspeksi …. bagaimana mungkin ketika aku mengatakan perduli, kalau saudara, orang tua atau teman harus terlebih dulu menyampaikan keperluannya padaku, bahkan mungkin dengan cara sedikit ekstrim kalau bukan karena ketidakperduliaanku pada mereka, tidak peka akan kebutuhan mereka, maka kata “perduli” yang kuakui telah ada pada diriku patut dipertanyakan….apakah benar aku telah perduli kepada mereka????betapa ego-ku telah menguasai berbagai hal dalam kehidupanku sehingga tidak ada yang tersisa selain kepentingan diriku dan bukan orang lain, mereka hanya mendapat sisa waktu yang kupunya itupun kalau ada..

inilah hikmah dalam yang kuraih saat ini, ketetapanNya yang berlaku bagiku adalah yang terbaik bagiku, saat aku tersadarkan akan hikmah dibalik kejadian.. aku semoga menjadi lebih perduli..

aku merasakan kebahagiaan saat bisa membuat orang lain tersenyum.. bahagia.. saat orang lain terpenuhi keperluannya meski dengan bantuan yang kecil dan tidak bermakna dariku.. sayangnya semua itu masih harus menunggu mereka menyampaikannya padaku… bukan hasil dari kepedulianku yang sesungguhnya..

semoga ini menjadi hikmah yang dalam yang bisa membangun jiwaku… Amin

2 pemikiran pada “Hikmah bagi keperdulianku

  1. wah lagune opik dah gak ada yang bagus tuh…nek kulo lho….hehehehe….wah tentang kepedulian….mmmm memang harus peduli……terutama peduli terhadap kaum lemah….lemah iman,lemah ekonomi,lemah lembut(ini harus),dan juga lemah lipah loh jinawi……hehehhe

  2. #arip:
    opick..: no comment
    oke … kita usahakan ya! eh btw “keputusan penting-nya” kapan itu diresmikan? duluan njenangan dong.. baguslah nanti aq berguru dari pengalaman njngan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s