Lembaran Baru

ini adalah saatnya membuka lembaran baru kehidupan dalam dunia mayaku.. setelah beberapa saat mencicipi beta-nya fasilitas blog di bawah Yahoo!360*Blog, aku memutuskan untuk hijrah ke wordpress. Ada beberapa alasan pertama : di tempat baru ini terdapat lebih banyak fasilitas dan (mungkin) kemudahan, kedua bebas banner (sampai saat ini), ketiga ganti suasana. Pada awalnya agak berat juga pindah dari Yahoo!360*Blog yang bisa di manaj di Geocities, tempat situsku berdiam sejak beberapa tahun ini, tapi dengan alasan tadi akhirnya kepindahanku ini terjadi juga. Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti balik lagi ke kandang lama… tidak begitu prinsip kan yang penting masih gratis!..
Blogging pada awalnya tidak begitu menarik bagiku, karena tampilannya yang text oriented, belum lagi tema nya kadang nggak pas dengan interestku. Tapi belakangan, setelah beberapa kali berkunjung ke blog saudara muslimku, blog menjadi begitu mudah untuk dimanaj dan interaktif, tema yang pas juga mudah ditemukan dan kebutuhan beropini dan berkomentarku perlu juga disalurkan. dan jadilah begini akhirnya. Untuk tulisan yang masuk katagori “penghuni lama” dan setumpuk grafis lain tetap kupasang di situs webku yang dipaksa-paksakan berdesakan dengan banner iklan Geocities, dan untuk tulisan yang lebih “up to date” disinilah adanya :
akan ku tuang kerinduanku akan cinta-Nya…
keberpihakanku pada kemurnian penghambaan yang mencoba memenuhi hatiku…….
pertobatan yang aku rindu menjumpainya….
ketidakberesan hati yang perlu diluruskan…….
kejernihan dunia yang mestinya tidak dinodai….
dan titian menuju akhirat-Nya yang tetap harus ku perjuangkan sampai nafasku yang terakhir………
aku mencoba (dan belum berhasil..) hidup yang sekali-kalinya ini bukan kesia-sian, jadi : berkatalah yang benar atau “DIAM”

pada sharing pertama ini, kurangkai kalimat yang menjadi “latar belakang masalah” dari tag line blog ini :

Penjarakan aku dalam cinta-Mu

Merenungi malam saat senyap terhampar
Tersadar betapa tiada segalanya
Kecuali kefanaan yang kan sirna
Ketika mengharap pada sesama,
tidak ada yang benar-benar
kecuali sementara saja

Hanya cintaMu yang kekal dan sejati
Yang tercurah tanpa batas
Yang tergelar sepanjang perjalanan

Kumohon cintaMu untukku
Untuk mahluk hina dina ini
Kumohon…
Jangan menjauh dariku
Karena cintaMu segalanya adalah kebenaran
Kesejatian yang tiada kekecewaan
Kesempurnaan …
Kemuliaan dunia akhirat

CintaMu kurindu sepanjang waktuku
Kugapai meski dunia menjeratku
Kuraih meski pedih menderaku
Kucoba tegar….menuju cintaMu
Hanya cintaMu

26 Syawal 1427H

 WordPress.com.

3 pemikiran pada “Lembaran Baru

  1. wah baru tampilannya…judule keren…..penjarakan aku dalam cinta-Mu…wuih ngeri….cinta Ilahi memang dirindu oleh setiap mukmin..alangkah bahagianya orang yang memperoleh cinta-Nya….dan dalam perjalanan meraih cinta-Nya akan lebih nikmat bila diiringi oleh cinta dari sang bidadari….monggo kapan badhe menjemput bidadari itu….tak dukung mpun…..hehehehe

  2. #arip:
    trims saudaraku, itulah yang menderu dalam batinku akhir-akhir ini, cintaNya yang tak pernah lekang, tak kenal waktu.. sayangnya aq nggak menyadarinya sampai saat itu..
    aku ingin terpenjara dalam cintaNya dan tak ingin lepas sedetikpun sampai kapanpun…. Njenegan mau???
    tengkyu seandainya itu terjadi njenengan jadi salah satu partai pertama yang terdaftar.. hehe dukung ya ( doa’kan aku di sholat malammu…kayak nasyid itu!) dan kalau bidadari di surga tersedia untuk njenengan ingat aku ya..

  3. Lembaran lama gimana Mr? Dilipat lalu disimpan, mboten to?

    terpenjara cinta-Nya, terbelenggu cinta-Nya
    cinta hakiki itu milik-Nya, bukan miliknya
    cinta berbalas itu dari-Nya, bukan darinya
    seindah-indah cinta adalah cintaNya, buka cintanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s