sudah kalau tidak benar berhenti saja jangan dipaksakan untuk berlanjut atau kau rela dengan semua keadaan ini? maksudnya, apakah kau diam-diam menikmatinya? jalani saja? tapi semua ada konsekuensinya bukan untuk sembarang bermuka masam dihadapan atau menuang nila di kolam tetangga risihmu bukan jawaban tindakanmu membuktikan “jumlahnya tak seberapa” (lalu dia berjalan saja ke masa depan, [...]
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘syair’
Jumlahnya Tak Seberapa
Diposkan dalam hikmah, Label hikmah, Jumlahnya Tak Seberapa, puisi, syair pada Januari 21, 2011 | 3 Komentar »
Dua Titik
Diposkan dalam hikmah, Label dua titik, Perjalanan, puisi, sajak, syair, syair kehidupan pada Mei 26, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
mendung patah-patah di langit, menggumpal bergelembung di pecahnya mega-mega seuntai garis biru menyusur buritan waktu membujur samar diantara kecemasan mengayuh melawan angin menuju penghujung hari itu ketika kandungan terlahir menjadi butiran-butiran yang meruntuh ke hamparan bumi terpaan dirasa menghambur raga, menghujam paku-paku dingin menerobos kulit menyusup kepori-pori membungkam hawa panas turun ke tangga terendah menyapu [...]
