Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘cinta’
Masjid Cinta
Diposkan dalam Masjid, Label cinta, Masjid, Masjid Cinta pada Februari 7, 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ketika Anakku Sakit
Diposkan dalam hikmah, Label cinta, Fawwaz, hikmah, Keluarga, Obat, Sakit, Sembuh, Ujian pada Agustus 12, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Tiga hari ini anakku terpanggang oleh suhu tubuhnya yang bertengger di atas 37 derajat, sebuah letupan beberapa skala dari temperatur rata-rata normal yang membuat setiap orang tua cemas. Ketika usaha pertolongan ke dokter spesialis telah dilakukan, upaya tradisional dengan herbal dirumah pun tak ketinggalan dilakukan. Tinggal tersisa harapan dalam do’a : Anakku cepat sembuh ya…. [...]
Apakah angan itu cukup saja bagiku?
Diposkan dalam hikmah, Label agama, angan, astagfirullah, cinta, dien, dunia, generasi terbaik, hakikat dunia, islam adalah kebenaran, kesadaran, Kesuksesan, menggapai kesuksesan, merana, nikmat, sengsara, sia-sia, Surga pada Juli 24, 2009 | 7 Komentar »
Tinggi menjulang dalam angan kita, sebuah bayangan masa depan gemilang penuh kebahagiaan, bermandi cahaya dalam kamar-kamar yang merindu setiap insan, membentang keindahan tak terlukiskan dengan segala keinginan yang dikabulkan, begitu dekat dan begitu mudah. Ujung harapan itu begitu kemilau, aku ingin terpesona olehnya dan menjadikanku terus menatapnya, mengunci mati dalam hatiku dan menjadikanya sesuatu yang [...]
Terimakasih saudaraku…
Diposkan dalam hikmah, Label Bahagia, cinta, Kebahagiaan, Persahabatan, Persaudaraan, Saudara spiritual pada Mei 30, 2009 | 2 Komentar »
"Some people say the happiness is the money.. other people say it’s the health.. the others say it’s the power.. but I say the real one is having you as my brother " pesan pendek ini meluncur dari saudara spiritualku, masuk ke handset-ku dengan satu kekuatan, kekuatan persaudaraan… kebaikan yang terbawa dari sebuah jalinan adalah [...]
Menghidupkan Kembali Hati yang Mati
Diposkan dalam hikmah, Label Aib diri, cinta, harapan, Hati, Hidup, Kembali, Mati, Palsu pada Maret 9, 2009 | 11 Komentar »
Aku bergerak di semenanjung harapan yang teronggok masgul diujung daratan, buah mimpi yang tergeletak mengurai kusut jalinan langkah yang tertempuh. Kesadaran dari ilusi panjang terasa menyeretku menjauh dari pusaran cinta sang Penguasa, rasanya : tidak ada lagi gemercik embun membasahi pipi ini selama masa-masaku kini, era ketundukan itu telah lewat, berlalu seperti hembusan angin dipadang [...]
