<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>guss!</title>
	<atom:link href="http://guss.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guss.wordpress.com</link>
	<description>debu kehidupan yang mengharap tetesan embun pengampunan-Nya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jul 2009 08:40:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='guss.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/0f719038e9feef1a0a06dc4e5d73a3f5?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>guss!</title>
		<link>http://guss.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Apakah angan itu cukup saja bagiku?</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/07/24/apakah-angan-itu-cukup-saja-bagiku/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/07/24/apakah-angan-itu-cukup-saja-bagiku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 08:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[angan]]></category>
		<category><![CDATA[astagfirullah]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[dien]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[generasi terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[hakikat dunia]]></category>
		<category><![CDATA[islam adalah kebenaran]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[menggapai kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[merana]]></category>
		<category><![CDATA[nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[sengsara]]></category>
		<category><![CDATA[sia-sia]]></category>
		<category><![CDATA[Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Tinggi menjulang dalam angan kita, sebuah bayangan masa depan gemilang penuh kebahagiaan, bermandi cahaya dalam kamar-kamar yang merindu setiap insan, membentang keindahan tak terlukiskan dengan segala keinginan yang dikabulkan, begitu dekat dan begitu mudah. Ujung harapan itu begitu kemilau, aku ingin terpesona olehnya dan menjadikanku terus menatapnya, mengunci mati dalam hatiku dan menjadikanya sesuatu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=179&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">Tinggi menjulang dalam angan kita, sebuah bayangan masa depan gemilang penuh kebahagiaan, bermandi cahaya dalam kamar-kamar yang merindu setiap insan, membentang keindahan tak terlukiskan dengan segala keinginan yang dikabulkan, begitu dekat dan begitu mudah. Ujung harapan itu begitu kemilau, aku ingin terpesona olehnya dan menjadikanku terus menatapnya, mengunci mati dalam hatiku dan menjadikanya sesuatu yang kuperjuangkan selalu. </p>
<p class="MsoNormal">Namun…</p>
<p class="MsoNormal">Apakah angan itu cukup saja bagiku, menuliskannya, mengucapkannya sesekali dan melupakannya sepanjang hari?</p>
<p class="MsoNormal">Sangatlah indah ketercapaian itu, dan beratlah dirasa perjuangan kesana, ketika azam ini memenuhi kalbu dan mantab membatu dalam tekad, terbentanglah tapak-tapak harapan menuju gemilang cahaya kesuksesan, diperjalanannya terasa beban itu akan memuncak berat, langkah-langkah gontai menanggung janji-janji sendiri, kalbu yang kuat membaja melebur dalam kelemahan dan tercerai-berai menjadi sisa-sisa asa yang makin menghilang. </p>
<p class="MsoNormal">Astaghfirullah…</p>
<p class="MsoNormal">Jikalau kita tatap awal perjalanan ini atau ditengah-tengahnya, terasa semua itu menjadi beban yang siap kita letakkan setiap saat, kita tinggalkan dipinggir, dan membiarkan diri menikmati saat-saat dunia, merayakannya dan bercengkerama dalam rencana-rencana pendek yang mudah dan murah. Tapi jika kita tatap ujung perjalanan ini yang hanya ada dua pilihan : NIKMAT atau SENGSARA,betapa semua usaha-usaha itu bukanlah beban sama sekali, semua itu adalah proses yang pantas dan wajib kita perjuangkan, bukan untuk siapa-siapa tapi untuk diri kita sendiri. Pantasnya kita selamat dari setiap kerikil yang menghadang untuk tekad sekuat baja yang memaku kalbu di kesadaran tertinggi, tapi nyatanya : kita bergelimpangan menjadi korban-korban kebodohan kita sendiri.</p>
<p class="MsoNormal">Luar biasa dan takjub : bagi mereka yang telah memilih jalan ini tanpa ragu, kuat seteguh karang berjalan di zona peperangan hawa nafsu, tidak goyah dan istiqomah. Keluar sebagai pemenang yang dihadiahi surga dan melihat wajahNya. Generasi terbaik umat ini yang mungkin tak kan pernah hadir lagi dalam sejarah kehidupan dunia …</p>
<p class="MsoNormal">Mengharum namanya bersama kecintaan mereka pada Tuhan Sang Pencipta. Menoreh dalam prasasti kekekalan segala kebaikannya yang membubung tinggi menembus setiap angan kefanaan. Keindahan jiwa-jiwa perindu, yang tetap khusyuk diantara anak panah yang berterbangan dan pedang berkelebat. Saat darah mengucur diperjalanan itu, tak ada beban diwajah-wajah mereka, tak ada duka, tak ada rasa berat yang ditanggungnya. Mereka menatap ujung perjalanan yang berkilauan penuh kenikmatan, melupakan setiap luka dan melaju menggapai kemenangan dengan tetap istiqomah dijalanNya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Sedang disini, betapa banyak kehidupan berakhir sia-sia, merana sepanjang hayat dan mati untuk sengsara</strong></p>
<p class="MsoNormal">Astaghfirullah&#8230;</p>
<p class="MsoNormal">Rabb&#8230; kesadaran itu seperti burung, hinggap sesaat dan terbang jauh entah kemana, sementara waktu untuk berbekal makin menipis.</p>
<p class="MsoNormal">jikalau kemilau itu bukan angan semata, pandu kami Rabb, menggapainya tanpa lelah sampai kapanpun&#8230; Amin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=179&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/07/24/apakah-angan-itu-cukup-saja-bagiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mosaik hidup yang tak akan pernah pergi</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/07/01/mosaik-hidup-yang-tak-akan-pernah-pergi/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/07/01/mosaik-hidup-yang-tak-akan-pernah-pergi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 08:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[alam baru]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[dunia baru]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[mosaik hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah mosaik telah menjauh dan kenangan menjadi ketapel jaman di masa kini untuk melontarkan kita ke masa depan yang masih rahasia. Setara dengan setiap gejala dalam alam yang kadang tak terduga dan misteri kehidupan yang terus berjalan dalam nurani semesta, datang dan perginya episode hidup seperti kibasan sayap nyamuk yang halus tak terlihat. Menyisakan kebahagiaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=175&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">Sebuah mosaik telah menjauh dan kenangan menjadi ketapel jaman di masa kini untuk melontarkan kita ke masa depan yang masih rahasia. Setara dengan setiap gejala dalam alam yang kadang tak terduga dan misteri kehidupan yang terus berjalan dalam nurani semesta, datang dan perginya episode hidup seperti kibasan sayap nyamuk yang halus tak terlihat. Menyisakan kebahagiaan dan kadang kedukaan, gebyar gemerlap atau gelap meradang jiwa, semua berpasangan dalam harmoni hidup yang melaku bersama waktu, menyisir tiap diri untuk mengambil peran bagi langkah hidup yang ditakdirkan untuknya. Kadang ketika tersadar kita sudah berada di waktu dan tempat yang lain yang tidak kita kenal sebelumnya, mencoba menggapai-gapai dalam alam baru yang masih terasa ganjil dan menatap masa yang selama ini kita kenal perlahan menjauh dan hilang dalam kenangan. </p>
<p class="MsoNormal">Sekian lama bergelut dalam atmosfir yang sama, terasa ada kaitan yang kuat antara satu dengan yang lain, kebersamaan dalam satu perjuangan. Begitu banyak hal baik dapat diingat dan hal buruk dapat dilupakan. Perjalanan bersama untuk menuai cita, memanen tiap bulirnya dan menyimpannya sempurna di dasar hati. Pengalaman yang telah merubah hidup, kenangan berharga yang mengisi sebagian besar memori, adalah petikan kisah yang tak mudah ditinggalkan. Ketika episode itu harus diakhiri, ingin rasanya merubah jalan cerita agar terus bersambung dan bersambung.</p>
<p class="MsoNormal">Berharganya sesuatu akan begitu terasa ketika sesuatu itu hilang dari kita, apapun itu, yang hanya kecil dan terlihat tak berarti, yang biasanya disepelekan atau dianggap angin lalu dalam kehidupan kita, bisa menjadi sesuatu yang spesial ketika hal itu hilang dari keseharian kita.</p>
<p class="MsoNormal">But life must go on….</p>
<p class="MsoNormal">Setiap perubahan pasti ada hikmahnya, banyak hal berubah dan yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Ketika Tuhan menentukan arah perjalanan kita dan berubah ke arah yang hampir tak tertebak sebelumnya, itu adalah ketentuan yang mesti berjalan, Apakah kita akan tertinggal dimasa lalu dan menjadi penghuni kenangan yang tidak pernah maju sedikitpun di masa depan, karena kenangan letaknya selalu di masa lalu dan menikmati kenyamanan yang selama ini kita rasakan? Tentu tidak…</p>
<p class="MsoNormal">Banyak hal baik yang akan kita temukan dalam perubahan kehidupan yang kita alami, meski hanya searah detak jarum jam dan tak pernah lebih cepat dari hitungan detik kita, sebuah keniscayaan perubahan telah mengikuti kita tepat dibayangan diri kita dan menjadi pemicu percepatan pencapaian hal-hal yang kita cita-citakan dalam kehidupan ini.</p>
<p class="MsoNormal">Namun sungguh… tidaklah mudah melepas begitu banyak kebersamaan yang pernah terjalin, sebuah hubungan yang baik dan sederhana kadang adalah yang paling bermutu dalam sejarah perjalanan ini. Ada dorongan kuat dalam ego kita untuk mempertahankan semua itu. Bertahan di zona nyaman kehidupan kita dan mencoba menghindari sebanyak mungkin kekecewaan yang mungkin bisa terjadi. Inginnya raga ini bisa terbelah dua dan berada di dua tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan, sehingga kita masih bisa membersamai rekan dan saudara seperjuangan kita sambil beraktifitas dengan komunitas baru di tempat yang lain. </p>
<p class="MsoNormal">Tapi hidup memberi pilihan yang kadang harus tegas kita pilih, pengorbanan diperlukan dan menuntut kita mengambil keputusan yang pasti dengan apa yang akan kita jalani, semoga bukan karena ego dan kepentingan pribadi semata. Tuhan memilihkan takdir ini spesial lengkap dengan segala konsekuensinya, ada hadiah, ada ujian, ada jalan lapang untuk bersantai ada turunan sebagai bonus ada juga tanjakan untuk kita memacu energi, memaksimalkan apa yang ada dalam diri kita mencapai yang terbaik. </p>
<p class="MsoNormal">Rabb… Engkau yang menentukan jalan ini dengan hikmah, semoga aku mampu bertahan dalam kebaikannya dan tetap terjalin dengan kebaikan masa lalu untuk mendewasakan diri diperjalanan ini.. Amin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=175&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/07/01/mosaik-hidup-yang-tak-akan-pernah-pergi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sungguh Menyegarkan</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/06/09/sungguh-menyegarkan/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/06/09/sungguh-menyegarkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 06:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Istiqomah]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[kering]]></category>
		<category><![CDATA[Kesegaran]]></category>
		<category><![CDATA[Menyegarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Prinsip hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Sejuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[Rahasia terungkap dengan perlahan, meski semesta tertangkup dalam diam, angin tak berbisik, dan lautan membisu, tiitik putih dalam belantara kepekatan hati telah mengadirkan jawabannya&#8230;
 

Terdamparnya engkau dinegeri manapun, di musim apapun, dicuaca bagaimanapun, dalam kekeringan paling sadis sepanjang hidupmu sekalipun, engkau tetaplah engkau, diri sendiri yang terlahir sendiri namun terfitrah sebagai mahluk paling tinggi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=173&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Rahasia terungkap dengan perlahan, meski semesta tertangkup dalam diam, angin tak berbisik, dan lautan membisu, tiitik putih dalam belantara kepekatan hati telah mengadirkan jawabannya&#8230;</span></div>
<div> </div>
<p></p>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Terdamparnya engkau dinegeri manapun, di musim apapun, dicuaca bagaimanapun, dalam kekeringan paling sadis sepanjang hidupmu sekalipun, engkau tetaplah engkau, diri sendiri yang terlahir sendiri namun terfitrah sebagai mahluk paling tinggi yang tercipta. Engkau dikaruniai akal pikiran dan hati yang menjadikan eksistensimu tetap bertahan. Engkau dan seluruh dirimu adalah entitas hidup yang mempunyai daya cipta kreatifitas untuk mempertahankan kehidupan. Engkau adalah keunikan yang spesial, yang leluasa memilih respon apapun dari setiap kejadian dalam kehidupanmu.</span></div>
<div> </div>
<p></p>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jika engkau mendapatimu disini, disebuah sistem hidup yang kering, jadikan itu ungkapan yang hilang dari kamus, tak bermakna dan khayal.</span></div>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Berkelanalah dalam luasnya kehidupan dan bergembiralah dalam banyaknya pilihan respon yang dapat kau ambil. Engkau adalah raja dan pengambil keputusan yang mandiri, untuk apa tunduk pada situasi yang membuatmu menggelepar kepanasan jika engkau mampu menegakkan kepala dan berkata &quot;<i>Aku bebas memilih responku</i>&quot;</span></div>
<div> </div>
<p></p>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jarum hidupmu bergerak maju dan tak pernah kembali, jalanmu yang panjang itu tak tahu kapan berakhir, jika engkau memilih untuk menyerah dan terpengaruh dengan lingkunganmu maka tak ada yang mampu ku ucapkan selain : &quot;<i>Selamat tinggal</i> &quot;. Tapi jika engkau memilih untuk istiqomah di jalanNya, lihatlah keluasan yang engkau dapatkan, kekeringan itu adalah fatamorgana belaka, dzikirmu adalah nafasmu yang tak terganggu sekalipun lebah berdengung mengitarimu, prinsip hidupmu adalah pegangan yang dapat kau andalkan saat tergoncang sensasi dalam pergaulan. Cerialah dengan setiap hikmah yang kau dapatkan hari ini, bergembiralah selalu dengan janjiNya, dan biarkan jiwamu mengembara tinggi terbang bebas menyentuh awan-awan. Sujudkan dirimu dalam rehat jiwa yang bersyukur, dan dapatkan dirimu bahagia.</span></div>
<div> </div>
<p></p>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Hidup adalah danua kesejukan yang mengalir kepadanya sungai-sungai harapan, sungguh menyegarkan&#8230;</div>
<p></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/173/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=173&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/06/09/sungguh-menyegarkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KERING!</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/06/04/kering/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/06/04/kering/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 16:34:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Di kotak persegi panjang itu dia berdiri, duduk dan mondar-mandir seperti setrika. Mata di wajahnya yang sayu sok ramah itu seperti lampu 5 watt berkedip-kedip tidak jelas antara mau hidup atau mati saja. Kadang membaca buku dihadapannya atau mengamati sampulnya, memandang langit-langit dan mulai menghitung gentingnya, membolak- balik koran mencari gambar paling menarik, iklan henpon [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=168&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div style="margin-top:5pt;margin-bottom:5pt;"><span style="font-size:12pt;">Di kotak persegi panjang itu dia berdiri, duduk dan mondar-mandir seperti setrika. Mata di wajahnya yang sayu sok ramah itu seperti lampu 5 watt berkedip-kedip tidak jelas antara mau hidup atau mati saja. Kadang membaca buku dihadapannya atau mengamati sampulnya, memandang langit-langit dan mulai menghitung gentingnya, membolak- balik koran mencari gambar paling menarik, iklan henpon canggih tapi murah, nomer perdana cantik yang mungkin sama dengan tanggal lahirnya, atau berita sensasi yang sudah kedaluwarsa. Kadang di sudut ruang di depan komputer melihat rekannya bermain petak umpet dengan mesin pintar itu sambil mendengarkan nyanyian setan dari wali kubur, lalu balik ke sofa tamu sambil mengangkut segelas teh manis, berjalan bak peragawan melintas catwalk sambil bawa ember cucian, mengobrol kesana-kesini seperti tamu acara talkshow yang tergila-gila kamera, tertawa-tawa, meringis, nyengir kuda, atau senyum simpul bak perjaka kena setrum.</span></div>
<p><div style="margin-top:5pt;margin-bottom:5pt;"><span style="font-size:12pt;">Pagi itu terlewat dan hilang dari masa, tak ada dzikir, tak ada Dhuha, tak ada lantunan ayat, tak ada renungan akhirat, tak ada dialog spiritual yang membangun jiwa&#8230;</span></div>
<div style="margin-top:5pt;margin-bottom:5pt;"><span style="font-size:12pt;">Terkadang&#8230;<br />Dunia begitu diperjuangkan padahal dia akan hancur berantakan.<br />Akhirat begitu diabaikan padahal dia akan kekal selamanya</span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=168&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/06/04/kering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terimakasih saudaraku&#8230;</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/05/30/terimakasih-saudaraku/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/05/30/terimakasih-saudaraku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 23:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Saudara spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[
&#34;Some people say the happiness is the money..
other people say it&#8217;s the health..
the others say it&#8217;s the power..
but I say the real one is having you as my brother   &#34;

 
pesan pendek ini meluncur dari saudara spiritualku, masuk ke handset-ku dengan satu kekuatan, kekuatan persaudaraan&#8230;
kebaikan yang terbawa dari sebuah jalinan adalah efek positif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=161&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></p>
<div><span style="font-size:14pt;color:#808080;font-family:Arial;"><img src="http://guss.files.wordpress.com/2009/05/brother.jpg?w=128&#038;h=160" height="160" alt="brother" hspace="8" width="128" align="left" vspace="3" border="0" />&quot;Some people say the happiness is the money..</span></div>
<div><span style="font-size:14pt;color:#808080;font-family:Arial;">other people say it&rsquo;s the health..</span></div>
<div><span style="font-size:14pt;color:#808080;font-family:Arial;">the others say it&rsquo;s the power..</span></div>
<div><span style="font-size:14pt;color:#808080;font-family:Arial;">but I say the real one is having you as my brother <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  &quot;</p>
<p></span></div>
<div> </div>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">pesan pendek ini meluncur dari saudara spiritualku, masuk ke handset-ku dengan satu kekuatan, kekuatan persaudaraan&#8230;</span></div>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">kebaikan yang terbawa dari sebuah jalinan adalah efek positif pertama yang dapat dirasakan mereka yang terlibat, sebelum kemudian dirasakan ini senyatanya adalah kebahagiaan itu.</span></div>
<div> </div>
<p></p>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">kita bisa berbagi kebaikan, saling mengingatkan dalam kebaikan, saling menanyakan kabar ketika tidak terlihat di shof jamaah, membangunkan ketika malam hampir hilang, saling mendo&rsquo;akan, saling menjenguk ketika sakit, saling share dalam banyak permasalahan, saling silaturahmi, saling membantu di berbagai kesempatan. </span></div>
<p></p>
<div> </div>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">sesungguhnya hidup adalah untuk bermanfaat bagi orang lain, keluarga kita, saudara-saudara kita&#8230;</span></div>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">karena kebahagiaan itu tersimpan disana : dalam jalinan persaudaraan yang insyaAllah karenaNya</span></div>
<div> </div>
<p></p>
<div><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Terimakasih saudaraku&#8230;</div>
<p></span></span></div>
<div> </div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=161&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/05/30/terimakasih-saudaraku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guss.files.wordpress.com/2009/05/brother.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">brother</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fawwaz Ahmad Mumtaza</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/04/28/fawwaz-ahmad-mumtaza/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/04/28/fawwaz-ahmad-mumtaza/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 19:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[2.45 WIB]]></category>
		<category><![CDATA[28 April 2009]]></category>
		<category><![CDATA[3.4 kg]]></category>
		<category><![CDATA[49 cm]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[excelent]]></category>
		<category><![CDATA[Fawwaz]]></category>
		<category><![CDATA[Fawwaz Ahmad Mumtaza]]></category>
		<category><![CDATA[keberuntungan yang banyak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[Mumtaza]]></category>
		<category><![CDATA[Selasa Legi]]></category>
		<category><![CDATA[sholeh]]></category>
		<category><![CDATA[terpuji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Penantian berbulan-bulan itu sampai pada ujungnya, sebuah mahakarya penciptaan yang menakjubkan terlahir didunia, tangisnya menyeruak hening di sepertiga malam yang terakhir&#8230; Sosok yang tercipta atas kuasaNya dari sari pati air yang hina, terpelihara dalam rahim yang kokoh selama waktu yang telah ditentukan, berproses secara teratur dari sesuatu yang lain menjadi wujud yang lain lagi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=146&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><img src="http://guss.files.wordpress.com/2009/05/fawwaz-ahmad-mumtaza1.jpg?w=128&#038;h=160" border="0" alt="Fawwaz-Ahmad-Mumtaza" hspace="8" vspace="3" width="128" height="160" align="left" />Penantian berbulan-bulan itu sampai pada ujungnya, sebuah mahakarya penciptaan yang menakjubkan terlahir didunia, tangisnya menyeruak hening di sepertiga malam yang terakhir&#8230; Sosok yang tercipta atas kuasaNya dari sari pati air yang hina, terpelihara dalam rahim yang kokoh selama waktu yang telah ditentukan, berproses secara teratur dari sesuatu yang lain menjadi wujud yang lain lagi dan bertumbuh dalam desain yang luar biasa.</span></div>
<div style="text-align:left;"><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;">Segala yang terjadi selama masa penantian itu ternyata adalah ujianNya yang nyata untuk menguji apakah akan menjadi hamba yang bersyukur ataukah kufur.</span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;">Perjuangan hidup mati selama berjam-jam berakhir kemenangan, satu mahluk baru mungil menatap dunia, mengabarkan banyak harapan masa depan dan menitipkan amanah yang wajib dipertanggungjawabkan bagi para pengembannya. Prosesnya begitu heroik, dramatis dan sarat hikmah, disaat-saat ketika rasa sakit hampir tak tertanggungkan, kekuatan hampir saja tak daya lagi, disaat itulah kuasaNya sungguh mutlak terasa, betapa tak ada kekuatan sedikitpun mahluk menentukan detik perjalanan hidupnya.</span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;">Dia yang menentukan segala-galanya, yang menyembuhkan dan memudahkan, yang memberi kekuatan bagi hambaNya.</span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;">Alhamdulillah.. puji syukur padaMu ya Allah.. untuk karuniaMu ini, amanah yang membuat setiap adam merasa ada, kebanggaan bagi hawa telah terpilih menjadi bagian dari kuasa penciptaan yang dasyat. Semoga menjadi hambaNya yang banyak keberuntungan dan kesuksesan di dunia dan akhirat, menjadi umat Nabi Muhammad SAW yang terpuji akhlaknya, sholeh dan berguna dalam segala kebaikan. Amin.</span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=146&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/04/28/fawwaz-ahmad-mumtaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guss.files.wordpress.com/2009/05/fawwaz-ahmad-mumtaza1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Fawwaz-Ahmad-Mumtaza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adakah ia untukku juga?</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/04/01/adakah-ia-untukku-juga/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/04/01/adakah-ia-untukku-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 06:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Kagum]]></category>
		<category><![CDATA[Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sempurna]]></category>
		<category><![CDATA[Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Pagi menyemburat dalam kuning kemerahan, langit terasa hangat. Bulan tanggal setengah tertinggal di awan, terlambat masuk ke peraduan dan rela terpanggang matahari pagi yang memudarkan sinarnya, hingga jadi bongkahan pucat yang makin tersamar.
di jembatan itu aku melambatkan laju motorku, 60km perjam cukuplah&#8230; 

Pandanganku membabat habis lanskap jelita dikanannya : sebuah goresan hijau tersaput lembut kabut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=137&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300"><img src="http://guss.files.wordpress.com/2009/05/maha_suci11.jpg?w=128&#038;h=160" height="160" alt="maha_suci" hspace="8" width="128" align="left" vspace="3" border="0" />Pagi menyemburat dalam kuning kemerahan, langit terasa hangat. Bulan tanggal setengah tertinggal di awan, terlambat masuk ke peraduan dan rela terpanggang matahari pagi yang memudarkan sinarnya, hingga jadi bongkahan pucat yang makin tersamar.</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">di jembatan itu aku melambatkan laju motorku, 60km perjam cukuplah&#8230; </font></span></div>
<p></p>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">Pandanganku membabat habis lanskap jelita dikanannya : sebuah goresan hijau tersaput lembut kabut putih tipis, sungai yang bening berkelok dengan tekstur bebatuan hitam keras tersembul disana sini. Background lereng lereng bersih hijau gelap kebiruan, Dua gunung mencuat perkasa menembus lukisan langit dan menancapkan puncaknya di pelukan awan. Disebalah kiri jejalan pegunungan tersamar dalam selaput tipis putih, hamparan hijau malu-malu terbangun dari tidur, sebuah keluasan yang tanpa batas dan keberlimpahan yang menata dalam ruang bumi maha luas, subhanallah&#8230;</font></span></div>
<p></p>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">Hanya kurang dari 20 detik saja, aku melintas jembatan itu : tiap hari.</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">Diantara kecepatan keterburuan atau kesempitan waktu yang menghimpit di 20 detik perlintasan itu, begitu banyak kelapangan yeng tergambar tergoreskan sempurna, karya keperkasaan sang Kholiq.</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">Jikalau tergelar dihadapan mata : ukiran sempurna itu : warna-warna, tatanan kedasyatan penciptaan ini sungguh luar biasa.. decak kagum tak cukup melukiskannya, ribuan keindahan dan keindahan, keindahan dan lagi.. keindahan..</font></span></div>
<p></p>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">Aku jadi teringat surga :</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">satu titik akhir dalam kehidupan, surga yang seluas langit dan bumi&#8230;</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">keindahannya tak terbayangkan, belum pernah terlihat, belum pernah terdengar, belum pernah terkecap, belum pernah tercium, bahkan belum pernah terbersit dalam bayangan&#8230;</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">keindahan yang tak terlukiskan, kenyamanan tak tertandingi dalam kekekalan</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">surga itu&#8230; </font></span></div>
<p></p>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#003300">adakah ia untukku juga?</font></div>
<p></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=137&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/04/01/adakah-ia-untukku-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guss.files.wordpress.com/2009/05/maha_suci11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">maha_suci</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghidupkan Kembali Hati yang Mati</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/03/09/menghidupkan-kembali-hati-yang-mati/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/03/09/menghidupkan-kembali-hati-yang-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 07:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Aib diri]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Palsu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Aku bergerak di semenanjung harapan yang teronggok masgul diujung daratan, buah mimpi yang tergeletak mengurai kusut jalinan langkah yang tertempuh
kesadaran dari ilusi panjang terasa menyeretku menjauh dari pusaran cinta sang Penguasa, rasanya : tidak ada lagi gemercik embun membasahi pipi ini selama masa-masaku kini, era ketundukan itu telah lewat, berlalu seperti hembusan angin dipadang gersang, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=123&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300"><img src="http://guss.files.wordpress.com/2009/03/surga-neraka-2.jpg?w=128&#038;h=160" height="160" alt="surga-neraka-2" hspace="8" width="128" align="left" vspace="3" border="0" />Aku bergerak di semenanjung harapan yang teronggok masgul diujung daratan, buah mimpi yang tergeletak mengurai kusut jalinan langkah yang tertempuh</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">kesadaran dari ilusi panjang terasa menyeretku menjauh dari pusaran cinta sang Penguasa, rasanya : tidak ada lagi gemercik embun membasahi pipi ini selama masa-masaku kini, era ketundukan itu telah lewat, berlalu seperti hembusan angin dipadang gersang, membawa tiap tetes terakhirnya menuju ketiadaan &#8230; </font></span></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">Apakah aku telah mengukir cintaNya dalam hatiku dan menjadikannya monumen yang mengekal dalam hidupku?</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">apakah aku telah menanam syariatNya dalam tiap lahan perjalananku dan menumbuhkannya menjadi hamparan hijau ketaatan tanpa satupun hama dosa sanggup hinggap merugikannya?</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">apakah aku telah mendapatkan semua yang aku inginkan melalui do&rsquo;a-do&rsquo;aku dan menjadikannya sebuah keberuntungan yang terwujud tanpa satupun meleset dari perkiraan hingga tak ada lagi kekhawatiran antara aku dengan Tuhanku?</font></span></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">Sungguh kurang ajar! : konspirasi mahluk dan hawa nafsunya telah menjadikannya pembantah yang nyata, mengikuti keinginan melebihi kebutuhan, memasuki dimensi keterbebasan dalam syariat yang menuntut pertanggungjawaban..</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">akal licikkah ini? sebuah trik berbelok dari jalan yang lurus untuk sebuah rihlah jiwa dalam lembah ketidaktaatan&#8230; </font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">memalukan&#8230;kepalsuan besar dibungkus kemasan paling elegan, drama topeng diatas panggung sandiwara melakonkan kisah kemalasan dan kesia-siaan dan berharap happy ending..</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">realitas semu di altar kepalsuan para penyembah hawa nafsu, tak lebih sebuah onggokan daging busuk menunggu dilempar ke mulut srigala.</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">ketercapaian seperti prestasi di puncak tertinggi, berbangga diri membusung dada sepanjang arena, syukur lisannya telah melegitimasi keberhasilannya adalah karena usahanya, bukan karena kehendakNya..</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">padahal disana&#8230; didalamya.. diantara nafsu yang membelitnya : ada jiwa yang kering sedang meronta butuh air, gemertak kegersangannya mengepulkan hawa panas, terasa berdenyut tak henti sampai ke ubun-ubun. hati yang hitam legam karena kemaksiatan, tak lagi mampu menerima cahaya kebenaran meski kepala mengangguk-angguk seribu kali&#8230;</font></span></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">Naif!</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">jiwa itu memenjarakan dirinya dalam rutinitas yang makin kering, keindahannya hanya ada ketika fajar dan lenyap bersama naiknya sang mentari ke penggalan hari. langkahnya gontai disapu angin sepi, diperjalanan kemarau paling terik, menuju sebuah titik lontar : langsung ke neraka&#8230;.</font></span></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">Astagfirullahal&rsquo;adhim&#8230;</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">seribu cermin tak kan mampu membuka aib diri, gajah dipelupuk matapun tak akan pernah tampak &#8230;. </font></span></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">Rabb&#8230; tak ada dariku keterlepasan pada kebutuhan akan cintaMu, seperti mahluk daratan butuh udara untuk bernafas, mutlak! alangkah indahnya hari ketika rajutan cinta itu bergelayut memanjang dan makin rapat, tak satupun celah memungkinkan untuk berlalunya detik tanpa cintaMu, karena Engkau adalah segala-galanya yang menjalinkan cinta dalam pergerakan semesta. tapi mengapa seribu hujan tergores di lembar kehidupan berlalu saja&#8230; dan aku masih kekeringan&#8230;</font></span></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">Rabb&#8230; aku ingin hujan itu membuatku terbangun dari keterlenaan ini&#8230; </font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><font color="#333300">menyegarkanku, menghidupkan kembali hati yang mati&#8230; </font></span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=123&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/03/09/menghidupkan-kembali-hati-yang-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guss.files.wordpress.com/2009/03/surga-neraka-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">surga-neraka-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk Satu Titik Pemberhentian Lagi</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/03/03/untuk-satu-titik-pemberhentian-lagi/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/03/03/untuk-satu-titik-pemberhentian-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 07:54:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Cercaan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Dosa]]></category>
		<category><![CDATA[Futur]]></category>
		<category><![CDATA[Hati  Nurani]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Jasad]]></category>
		<category><![CDATA[Keangkuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemalasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemudahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kubur]]></category>
		<category><![CDATA[Pengampunan]]></category>
		<category><![CDATA[Rindu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Degupku di nafas tersengal, sesak mengalir di nadi kefuturan
ku lihat bacaan itu makin kabur, warnanya tersamar dalam kemalasan akut
tubuh gontai tak tegap di detik-detik terakhir penggalan malam 
dan bingkai hari itu pecah berantakan bahkan sebelum fajar terlahir
cercaan jiwa bagi si sakit yang mengadu bukan pada tabibnya
sia-sia belaka


Tuhan&#8230;
jika kutatap langit mendung sore ini, aku hampir tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=119&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><img src="http://guss.files.wordpress.com/2009/03/sky.jpg?w=128&#038;h=160" height="160" alt="sky" hspace="8" width="128" align="left" vspace="3" border="0" /><font color="#000080">Degupku di nafas tersengal, sesak mengalir di nadi kefuturan</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">ku lihat bacaan itu makin kabur, warnanya tersamar dalam kemalasan akut</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">tubuh gontai tak tegap di detik-detik terakhir penggalan malam </font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">dan bingkai hari itu pecah berantakan bahkan sebelum fajar terlahir</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">cercaan jiwa bagi si sakit yang mengadu bukan pada tabibnya</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">sia-sia belaka</font></span></div>
<div></div>
<p>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">Tuhan&#8230;</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">jika kutatap langit mendung sore ini, aku hampir tak mampu lagi berharap untuk laku hidup yang terlunta dalam nista</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">jika kuragu dalam kesesatan apalah bila aku berharap, keabadian akan menyambangiku dalam siksa</font></span></div>
<div></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">Tuhan..</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">tapi Engkau maha pengampun</font></span></div>
<div></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">Setetes harapan dalam benih kehijauan yang tumbuh semi di dasar hati, jikalau semua tertabur sepi aku berharap langkah ini masih akan bertaut kepadaMu. </font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">kemuliaanMu adalah pemenuh kehampaan yang tertinggal di hadapan langkah-langkahku</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">Engkau yang mengisinya hingga berlimpah kemudahan&#8230;</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">jalan ini berliku sampai ku lihat firmanMu terbaca di sisi langit, menggema menerang tanpa tertentang</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">menyisiri kehendak memilah niat dari debu ketidakikhlasan </font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">menemukan sekeping hati nurani dalam sampah keangkuhan </font></span></div>
<div></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">Tuhan&#8230;</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">malunya menatap kuasaMu dalam kedip dosa yang menggunung</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">sungguh luka tak akan terasa ditubuh yang telah mati</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">diam meski air garam tertuang di luka yang menganga</font></span></div>
<div></div>
<p><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">Tuhan&#8230;</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">untuk satu titik pemberhentian lagi, aku berharap</font></span></div>
<div></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">Terkubur syahadat dalam ampunanMu</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">bersyariat dilipatan kafan yang membungkus jasad yang Engkau ridho kepadanya</font></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><font color="#000080">diturunkan dalam dekapan bumi yang menanti kiamat dalam senyum kebahagiaan</font></span></div>
<div></span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=119&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/03/03/untuk-satu-titik-pemberhentian-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guss.files.wordpress.com/2009/03/sky.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>adakah engkau perduli?</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2009/01/29/adakah-engkau-perduli/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2009/01/29/adakah-engkau-perduli/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 17:56:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Makna]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[Perduli]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Saudara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[adakah engkau perduli?
ketidakberdayaan menempatkan posisi di antahberantahnya kehidupan, antara yakin dan tidak : apakah semua ini punya makna?
ada kalanya sebuah persaudaraan tergoyahkan, bukan karena ketidakyakinan tapi karena ketiadaan penyeimbang yang mampu menyokong tegak berdirinya jalinan itu. putaran waktu yang terlewat tanpa kata, sapa atau senyum, apalagi kebersamaan, membuat kemasgulan terlontar dalam sebuah tanda tanya besar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=110&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#666699;">adakah engkau perduli?</span></span></div>
<h3><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">ketidakberdayaan menempatkan posisi di antahberantahnya kehidupan, antara yakin dan tidak : apakah semua ini punya makna?</span></span></h3>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">ada kalanya sebuah persaudaraan tergoyahkan, bukan karena ketidakyakinan tapi karena ketiadaan penyeimbang yang mampu menyokong tegak berdirinya jalinan itu. putaran waktu yang terlewat tanpa kata, sapa atau senyum, apalagi kebersamaan, membuat kemasgulan terlontar dalam sebuah tanda tanya besar &#8230;</span></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;"> </span></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">kadang waktu menghapus semuanya, menjadikannya berkarat di belantara sejarah</span></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;"> </span></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">hanya harapan yang membuat bertahan, harapan yang sama pada janjiNya .. </span></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">tegak berdiri menanggung semua ini : sendiri ! diantara ratusan juta pasang mata yang melihat : tumpahan darah yang tak pernah berhenti, airmata yang mengalir di antara reruntuhan, dan teriakan yang tak mampu menembus dinding-dinding rumah muslim &#8230; </span></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">dimana engkau saudaraku?</span></span></div>
<div><span style="color:#003366;"><br />
</span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">adakah engkau perduli? </span></span></div>
<div><span style="color:#003366;"><br />
</span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">bukan senyum yang engkau paksakan, atau langkah bersama yang berat kau ayunkan, sedang tak sanggup engkau menoleh untuk sekedar memberi ruang bagi saudaramu memberi isyarat : di detik-detik terakhir</span></span></div>
<div><span style="color:#003366;"><br />
</span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">di jelajahnya ketidakperdulian, tangan ini mengapai-gapai&#8230; meski dunia diam, sepi dan sunyi&#8230; </span></span></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><span style="color:#003366;">membawa harapan ini sendiri menujuNya menuju janjiNya yang pasti&#8230;.</span></span></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=110&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2009/01/29/adakah-engkau-perduli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sajak Lautan</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2008/12/15/sajak-lautan/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2008/12/15/sajak-lautan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 15:44:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[keimanan]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[lautan]]></category>
		<category><![CDATA[masa]]></category>
		<category><![CDATA[Rindu]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Segenggam debu tertabur diwajah sepi&#8230; tergeliat terkesiap dalam roman wajah tergagap, ada apa dengan masa?&#8230;. adakah jiwa terjaga lebih lama?, hingga saat takdir mempertemukan ruh ke padaNya ia sudah bersiap-siap
Waktu ini, sebuah kapal yang gagah bisa saja tenggelam dalam hitungan detik, tertelan gelombang dan karam tanpa terlihat bekas-bekasnya. Sementara kapal sederhana tampak berlayar damai di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=103&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font face="Traditional Arabic" size="3"><img src="http://guss.files.wordpress.com/2008/12/kapal.jpg?w=130&#038;h=116" height="116" alt="kapal" hspace="8" width="130" align="left" vspace="3" border="0" />Segenggam debu tertabur diwajah sepi&#8230; tergeliat terkesiap dalam roman wajah tergagap, ada apa dengan masa?&#8230;. adakah jiwa terjaga lebih lama?, hingga saat takdir mempertemukan ruh ke padaNya ia sudah bersiap-siap</font></p>
<p><font face="Traditional Arabic" size="3">Waktu ini, sebuah kapal yang gagah bisa saja tenggelam dalam hitungan detik, tertelan gelombang dan karam tanpa terlihat bekas-bekasnya. Sementara kapal sederhana tampak berlayar damai di lautan ini, meski oleng sesekali ia tak sampai tenggelam. Dalam badai yang kedasyatannya sama ia mampu bertahan&#8230;<br />setiap diri adalah kapal-kapal itu, di dunia fana ini mereka berlayar membentangkan masa depan cita-cita ke jalur yang penuh ombak badai, sesekali terlihat pulau harapan di seberang sana, sebuah titik di kaki horison, timbul tenggelam&#8230; harapan yang benar dengan keimanan yang terjaga akan mengantar kapal-kapal itu ke pulau tujuan meski jauh dan penuh ombak, keyakinan mendekatkan yang pasti dan menjauhkan ketidakpastian, harapan yang benar akhirnya akan tertambat di pantai yang benar, sungguh : setiap usaha pasti berbalas sempurna.<br />Sementara beberapa bersusah payah dengan segala cara, pulau harapan yang lain yang tak jauh, terlihat berwarna dan bercahaya kemilau : begitu menjanjikan&#8230; sayang, ketika ia sudah begitu dekat ternyata hanya fatamorgana.</font></p>
<p><font><font face="Traditional Arabic" size="3">Sajak lautan ini masih akan berirama, mendendangkan keberhasilan sekaligus kegagalan. di pelabuhan yang mana jiwa ini ditambatkan, disanalah berlabuh segala harapan : titik di kaki horison atau di bercahayanya fatamorgana.<br /></font><br /></font></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=103&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2008/12/15/sajak-lautan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guss.files.wordpress.com/2008/12/kapal.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kapal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mozaik Syawal</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2008/10/16/mozaik-syawal/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2008/10/16/mozaik-syawal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 14:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Azam]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayah]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[Penyesalan]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Romadhon]]></category>
		<category><![CDATA[Syawal]]></category>
		<category><![CDATA[Syukur]]></category>
		<category><![CDATA[Tobat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin hanya sedikit yang tersisa setelah berapa lama ini ramadhan berlalu dari hidupku&#8230; : sebuah penantian satu tahun kembali bermula, jika tak mampu istiqomah, hidup ini akan penuh duri dan lubang-lubang menganga, berkali-kali terjerembab dan penyesalan menjadi gundukan tak berarti.
Ada tobat sambal yang membuat antrian dosa menjadi panjang berdesakan.., jika masa ini adalah sebuah lembah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=94&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3">Mungkin hanya sedikit yang tersisa setelah berapa lama ini ramadhan berlalu dari hidupku&#8230; : sebuah penantian satu tahun kembali bermula, jika tak mampu istiqomah, hidup ini akan penuh duri dan lubang-lubang menganga, berkali-kali terjerembab dan penyesalan menjadi gundukan tak berarti.</font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic"><font size="3">Ada <em>tobat sambal </em>yang membuat antrian dosa menjadi panjang berdesakan.., jika masa ini adalah sebuah lembah niscaya telah terbanjiri oleh dosa, sehingga penghuninya <i>megap-megap</i> kehabisan nafas</font></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3"><img src="http://guss.files.wordpress.com/2008/10/mozaik-syawal.jpg?w=168&#038;h=200" height="200" alt="mozaik_syawal" hspace="8" width="168" align="left" vspace="3" border="0" />Satu lagi problem laten (dan ini sangat penting!): hubungan dengan orang lain&#8230;<br />segudang problema ternyata berawal dari ketidakharmonisan hubungan dengan orang lain : konflik dan belenggu perasaan yang menggangu, konspirasi hawa nafsu dan egoisme terkamuflase dalam penampilan ramah yang semu menipu, amarah dan dendam menjadi bumbu penyedap yang setan berkilat-kilat karena gembiranya.<br />Banyak lagi&#8230;. dan bertumpuk-tumpuk membuat ketercapaian kembali kelevel dasar</font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3">Alhamdulillah masih ada kesempatan memperbaikinya, momen saum syawal menjadi titik balik kembali ke suasana romadhon yang kondunsif. Ada banyak <em>pr</em> pribadi yang mesti diselesaikan dan harus ada tekad kuat mewujudkannya. Ternyata beberapa kebiasaan baik harus dikondisikan meski dalam keterpaksaaan, karena hawa nafsu harus dipaksa sujud dalam ketaatan pada awalnya, suatu saat nanti semoga kebiasaan baik akan menjadi <i>habit</i> yang tak perlu lagi cambuk untuk menegakkannya. Juga kebiasaan buruk dan sesat, harus ada <i>preasure</i> kuat dan kontinyu agar ia tak kembali terulang, ada sanksi yang secara mandiri harus terdisiplin.</font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3">Namun kadang begitu hari berganti, semua azam diri turut terdistorsi, dari sebuah ketaatan menjadi ketidaktaatan, dan sebuah kebaikan berubah menjadi keburukan dalam hitungan detik. Tekad kuat melemah seperti benang basah ; tak mampu lagi ditegakkan. Sarana kebaikan menjadi rekreasi kesesatan yang bermuara kepada kedurhakaan…</font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3">Saatnya tiap diri menyadari : betapa kuasaNya atas hamba-hamba lemah ini tiadalah terbatas, selalu saja ketergantungan itu hanya padaNya, mutlak dan tak terbantah. Setiap jiwa terfitrah dalam kelemahan dan tanpa pencarian yang terus-menerus pada hidayahNya banyak jiwa akan kehilangan pegangan, meski ia terlihat kokoh dan tegak tapi pada hakikatnya ia rapuh dan miring ke jurang. Sedikit yang terselamatkan, sedikit yang mampu menjaga tekadnya mewujud dalam kenyataan&#8230;</font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3">Pencarian hidayah itu tak terbatas ruang dan waktu : dalam setiap kondisi dan situasi, dalam lapang dan sempitnya diri. <em>Subhanallah</em>, dalam pencarian itu terkadang bertemu dengan telaga yang mampu menyegarkan : hikmah! yang tersebar dimana-mana dan menjadi hak-ku untuk ku pungut kapan saja dimana saja&#8230;</font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3">Seperti kemarin saat silaturahmi ke kerabat dan tetangga: ada potret kehidupan yang membuatku tertampar : betapa rasa syukur menjadi barang mahal bagiku selama ini, ada keluguan dan kesederhanaan ternyata adalah keberlimpahan kebahagiaan. Ada juga kesabaran yang membuat aku malu, …. <em>subhanallah. </em>Juga ketidaknyamanan yang mewarnai sebagian hari-hari ternyata adalah ujian kesabaran untuk menuju ke kenyamanan di level berikutnya, apakah sabar atau tidak adalah pilihan yang bebas kita apresiasi sesuai kehendak jiwa, pilihan yang tepat akhirnya menjadi penentu apakah kita akan bahagia dalam kehidupan ini atau menderita&#8230; </font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Traditional Arabic" size="3">Syawal ini adalah episode baru yang menjadi tonggak perubahan, romadhon yang bercahaya itu semoga mengalir sampai romadhon berikutnya…. menjadikan hidup yang hanya &quot;&#8230; <em>sesaat saja di siang hari</em>..&quot; ini : membekas kebaikan sampai nanti diakhirat. Amin</font></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=94&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2008/10/16/mozaik-syawal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guss.files.wordpress.com/2008/10/mozaik-syawal.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mozaik_syawal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rindu untuk Kembali</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2008/09/16/rindu-untuk-kembali/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2008/09/16/rindu-untuk-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 09:11:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Ihklas]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Rindu]]></category>
		<category><![CDATA[Syukur]]></category>
		<category><![CDATA[Tobat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Luluhku dibelantara ketakjuban yang tak berakhir, disemestaNya aku bersujud mengharap satu : kerinduan ini akan terlabuhkan…. diantara puing-puing ini.. aku mohon pengampunanMu…aku rindu padaMu ya Allah…
Terhenyak dalam perenungan kesekian kalinya, ketika kudapati sebuah perubahan telah melemparku ke atsmosfir ketidaksyukuran dan ketidakihklasan…. dalam tataran jiwa aku bergolak mencari identitas lama yang coba kubangun dan kutemukan ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=82&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS" size="3">Luluhku dibelantara ketakjuban yang tak berakhir, disemestaNya aku bersujud mengharap satu : kerinduan ini akan terlabuhkan…. <br />diantara puing-puing ini.. aku mohon pengampunanMu…<br />aku rindu padaMu ya Allah…</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS" size="3">Terhenyak dalam perenungan kesekian kalinya, ketika kudapati sebuah perubahan telah melemparku ke atsmosfir ketidaksyukuran dan ketidakihklasan…. dalam tataran jiwa aku bergolak mencari identitas lama yang coba kubangun dan kutemukan ia menjadi berita usang sobekan koran tua disudut tempat sampah di pinggiran yang kotor…<br />Ada kepingan kecil ketidakselarasan yang kujadikan sebuah bongkahan pertentangan yang membara sebagai ketapel konfrontasi kepada siapa saja yang melintas di medan peperangan yang kukobarkan, astaghfirullahal&rsquo;adzim….</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS" size="3">Sungguh naif : jiwa yang hina mengais ketidaksyukuran dan mengumpulkannya menjadi amunisi kekecewaan, mengharap sebuah pengakuan besar dari setiap langkah kecil yang kulakukan.. Prasangka-prasangka buruk masih berkembang pada diriku… entahlah.. mungkin aku tidak ikhlas melakukan semua ini… aku membiarkan suasana negatif berkembang di sekujur tubuhku, aku bahkan menyelaminya untuk mendapatkan posisi nyaman sebagai bentuk pertahanan ketika emosiku terganggu : cara yang lemah menutupi kelemahan… astghfirullahal&rsquo;adzim…</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;" class="MsoNormal"><span lang="SV"><font face="Trebuchet MS" size="3">Rabb maafkan hamba ya Allah.. aku memanipulasi keadaan untuk mendapatkan pengakuan…. </font></span></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS" size="3">Berdetaknya jantung ini adalah tanda masih adanya kesempatan berubah yang Allah berikan, jika detik telah melebur dalam kedasyatan hari yang dijanjikan maka tak satupun jiwa dapat terlepas dari kengeriannya, hingga sangkakala ditiup untuk yang pertama sesungguhnya permadani kemudahan telah tergelar, untuk diri yang sadar diri : untuk apa ia diciptakan dan pada siapa ia akan kembali… betapa mahalnya tiap saat tergulirnya waktu, yang tak akan kembali meski berharap sampai berdarah-darah..<br />saat seharusnya untuk menuangkan karya terbaik untuk orang-orang tercinta, memberikan mereka kasih sayang dan cinta dengan tulus dan ihklas, memberikan seluruh hidup untuk sang Kholiq dan menuangkan ke jalan kebenaran seluruh energi penghambaan untuk meraih ridhoNya.</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS" size="3">Rabb… jika masih tersisa untuk diriku kebaikan, sungguh tak satupun nikmatmu yang mampu kubalas, meski aku bersujud sepanjang hidupku tak akan mampu menggantikan tiap nikmat yang Engkau curahkan kepadaku… <br />Rabb… jika masih tengadah tangan ini memohon nikmat lagi dariMu, sungguh betapa kurang-ajarnya aku tidak bersyukur atas nikmatMu…<br />Rabb… jika kebaikan yang kulempar adalah kail yang kuharapkan mendapatkan ikan besar imbalan dari mahluk, sungguh kehinaan telah meliputi diriku, menjual kemenangan disisiMu dengan dunia yang fana…<br />Rabb… jika masa menungguku kembali… tak ada satu jalanpun yang akan kutempuh selain kepadaMu… lapangkan untukku ya Allah…….<br />Sisakan untukku ya Allah… kesempatan kembali kepadaMu dalam ridho dan ampunanMu…</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS" size="3">Amin…</font></p>
<p></font></font></font></font></font></font></font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guss.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guss.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=82&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2008/09/16/rindu-untuk-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Allah masih memberi kesempatan</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2008/07/02/allah-masih-memberi-kesempatan/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2008/07/02/allah-masih-memberi-kesempatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 02:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Asa]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Cita]]></category>
		<category><![CDATA[Karunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Syukur]]></category>
		<category><![CDATA[Terimakasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Allah masih memberi kesempatan
sebuah karunia tetaplah menjadi karunia, ketika hati menerimanya dengan ikhlas maka keindahan terwujud menjadi nyata. ribuan debu yang mengepul di padang penantian, tersibak menjadi jalan terang berpengharapan&#8230; sebuah asa ditambatkan disana, untuk meraih cita-cita tertinggi : keridhoanNya.episode kehidupan terlipat ke masa lalu dan berganti dengan halaman baru, ada banyak warna yang  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=81&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font face="Trebuchet MS" size="2">Allah masih memberi kesempatan</font></p>
<p><font face="Trebuchet MS" size="2">sebuah karunia tetaplah menjadi karunia, ketika hati menerimanya dengan ikhlas maka keindahan terwujud menjadi nyata. ribuan debu yang mengepul di padang penantian, tersibak menjadi jalan terang berpengharapan&#8230; sebuah asa ditambatkan disana, untuk meraih cita-cita tertinggi : keridhoanNya.<br />episode kehidupan terlipat ke masa lalu dan berganti dengan halaman baru, ada banyak warna yang  ingin aku kenang tapi lebih banyak lagi warna yang ingin aku lihat di bercahayanya masa depan&#8230; &quot;aku&quot; berpendar menjadi &quot;kami&quot; dalam itu dan berusaha menggapai cita tanpa rasa jemu&#8230;</font></p>
<p><font face="Trebuchet MS" size="2">jika bingkainya tak pas karena warna yang kontras, kami membalutnya dengan kertas yang pas agar harmoninya terlihat&#8230;<br />Jika tidak <em>match</em> karena background yang berbeda, kami menambahi pernak pernik agar kombinasinya menghasilkan pembaruan yang artistik&#8230;<br />Jika ia tergantung terlalu tinggi didinding cita-cita, kami tidak akan menurunkannya agar dapat menjangkaunya, tapi kia buatkan tangga agar setinggi apapun cita-cita itu tetap dapat diraih&#8230;<br />Jika karena angin ia tergoyang, kami bersiap dengan segala daya agar tidak jatuh dan menguatkan kembali kaitnya dengan kebersamaan agar tetap di posisi yang tepat.</font></p>
<p><font size="2"><font face="Trebuchet MS">waktu mengembalikan setiap insan ke dalam takdirnya, sejauh apapun ia berjalan tak kan pernah ia menuju kecuali ke pangadilanNya yang pasti. dunia hanyalah sarana perjalanan menuju kehidupan kedua yang kekal, jika setapak jalan ini berlaku di garis takdirku : aku beryukur masih dapat meraihnya&#8230;<br />aku bersyukur&#8230; Allah masih memberikan kesempatan ini kepadaku&#8230;</font></font></p>
<p><font size="2"><font face="Trebuchet MS">Rabb&#8230; terimakasih Engkau berikan kesempatan ini&#8230;</font></p>
<p></font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guss.wordpress.com/81/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guss.wordpress.com/81/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=81&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2008/07/02/allah-masih-memberi-kesempatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesuksesan itu sangatlah dekat</title>
		<link>http://guss.wordpress.com/2008/05/21/kesuksesan-itu-sangatlah-dekat/</link>
		<comments>http://guss.wordpress.com/2008/05/21/kesuksesan-itu-sangatlah-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 10:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>guss</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[Sabar]]></category>
		<category><![CDATA[Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guss.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Seperti berbingarnya jiwa yang meretas di fajar merah, untuk sebuah kebahagiaan tak akan pernah ada kata menyesal&#8230;
Inilah harga mati yang tak bertawar : &#34;kesuksesan adalah ketika kaki kita telah melangkah di dalam surga&#34;, sebuah idealisme yang membumi di hati menghujam jantung memaku tiap persendian ke dasar pemahaman penghambaan yang tak terputus sampai akhir&#8230; Konsekuensi makhluk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=80&subd=guss&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font size="2"><font face="Verdana" color="#333399">Seperti berbingarnya jiwa yang meretas di fajar merah, untuk sebuah kebahagiaan tak akan pernah ada kata menyesal&#8230;</font></p>
<p><font face="Verdana" color="#333399">Inilah harga mati yang tak bertawar : &quot;<em>kesuksesan adalah ketika kaki kita telah melangkah di dalam surga</em>&quot;, sebuah idealisme yang membumi di hati menghujam jantung memaku tiap persendian ke dasar pemahaman penghambaan yang tak terputus sampai akhir&#8230; Konsekuensi makhluk yang percaya akan Tuhan, dan menerima syariatnya tanpa basa-basi&#8230; </font></p>
<p><font face="Verdana" color="#333399">Sebuah episode peperangan dasyat dimulai dengan kepayahan yang bertumpuk-tumpuk, dalam gelap-terang bumi yang ambivalen, sedikit saja yang bertahan, sebagian besar menjadi korban, disandera di gudang-gudang nafsu dan mati untuk menunggu siksa. Banyak lagi yang terluka &#8211; sedikit saja luka menganga- dibiarkannya hingga menjadi syndrom akut yang tak tersembuhkan dan sebagian lagi terluka parah lalu koma tanpa tahu kapan akan berakhir&#8230;</font></p>
<p><font face="Verdana" color="#333399">dan diantaranya tersisa sedikit korban terluka yang kecil dan yang parah tapi kemudian dapat disembuhkan, sehat dan kuat untuk kembali berperang dengan pedang terhunus menghadang musuh dimanapun&#8230; kepahlawanan yang pasti terbayar, untuk tiap tetesan keringat, dan darah.. tak akan pernah ada yang sia-sia</font></p>
<p><font face="Verdana" color="#333399">di medan ini yang berjaya hanya jiwa-jiwa pendamba surga, yang enggan berbagi dengan kenikmatan sesaat, mereka rela berdarah-darah untuk sebuah kesuksesan yang sesungguhnya. </font></p>
<p><font face="Verdana"><font color="#333399">dan sungguh&#8230;. kesuksesan itu sangatlah dekat&#8230;</font> </font></p>
<p><font size="1"><em>(Q.S. Al Mu&rsquo;minuun 111-114)<br />111. Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena<br />kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang<br />112. Allah bertanya: &quot;Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?&quot; <br />113. Mereka menjawab: &quot;Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.&quot; <br />114. Allah berfirman: &quot;Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui</em></font></p>
<p></font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/guss.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/guss.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guss.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guss.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guss.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guss.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guss.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guss.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guss.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guss.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guss.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guss.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guss.wordpress.com&blog=505149&post=80&subd=guss&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guss.wordpress.com/2008/05/21/kesuksesan-itu-sangatlah-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cec2c813743b74581593ffd1be0c50aa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">guss</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>