Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag: hikmah
Detik-detik menyusuri bentangan waktu dalam lintasan yang pasti menuju titik akhir.
Segumpal darah yang terbentuk dari pancaran air dalam rahim lembut sang ibu, telah tumbuh mengikuti fitrahnya, menggapai asa dalam tabir takdir yang diyakini.Betapa pintu pertaubatan itu terasa jauh dicapai, meski keinginan mengkristal menjadi semangat, andai Dia tak berkehendak… semua itu hanya akan menjadi mimpi belaka.
Betapa jika Dia berkehendak : belum sampai do’a ini selesai terucapkan.. Dia telah mengabulkannya………
aku makin tak kuasa menahan kerinduan ini…
betapa Dia memenuhi siang dan malam dengan kasih sayang yang berlimpah, betapa Dia maha mengabulkan segala do’a
Rabb.. aku begitu merindukanMu
antara pagi dan senja yang temaram dalam hening, diantara warna biru yang membuatku kagum, diantara cahaya dan kegelapan yang saling menutup, aku menghela nafas dalam pengharapan : kerinduan ini akan tersampaikan..
aku rindu
membakar jiwaku dalam detik-detik yang tersisa
setelah sekian lama tak lagi mampu kutahanaku rindu padaNya
aku sangat rindu padaNya
aku…“aku rindu padaMu ya Rabb
aku rindu bertemu denganMu
aku sangat rindu…“aku merindukanMu Rabb…
aku rindu padaMu ya Allah..
aku sangat rinduaku rindu padaMu ya Allah
jalan ini..
kulalui dengan menanggung kerinduan
yang tak terhenti sampai nanti…
bertemu denganMu
Rabbana zhalamna anfusana waillam taghfirlana watarhamna lanaa kuunanna minal khosirin
1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


kapan giliran njenengan?????
semoga doa njenengan “************************” terkabulkan..hehehehe
#afwan di moderasi dulu… bukan apa-apa tapi masalah yang “itu” off the record saja nggih (please!)
Komentar oleh myStory Agustus 16, 2007 @ 2:14 amkapan giliran njenengan????? kapan giliranku Rabb? sedang aku begitu merindakanMu…
kapanpun itu semoga njenengan selalu dalam kebaikan… Amin